Hari ini Kamis tanggal 4 agustus 2011 di bulan ramadhan 1432H tepat jam 12 siang, seperti biasa saya turun dari lantai 21 ke lantai 3 ingin sholat dhuhur dan mendengarkan ceramah ramadhan di auditorium Menara Bank Mega.

Kebetulan ceramah hari ini diisi oleh  Prof Dr Achmad Satori Ismail guru besar UIN Syarif Hidayatullah dan Ketua Umum Ikatan Dai Indonesia (Ikadi). Ceramahnya bagus, intinya bahwa hidup didunia itu hanya titipan, kita udah ada yang ngatur rejeki,jatah mati dan hidupnya. Anjurannya adalah lebih banyak ibadah untuk dunia dan akhirat.

Nah yang menarik adalah disesi tanya jawab, ada 2 penanya.
yang pertama bertanya bagaimana hukumnya kerja di bank, karena kebetulan si penanya bekerja di bank mega. kemudian pak professor menjawab ( menurut saya jawabannya sangat bagus ) . Secara umum bank dibagi menjadi 2 bank syariah dan bank konvensional. bank syariah diawasi menurut syariah islam. bank konvensional memperoleh pendapatan ada yang berupa bunga/riba yang haram dan ada yang halal. yang halal contohnya biaya administrasi, jual real, dll. Mudah2an saudara memperoleh gaji dari uang halal. Masalah ini adalah subhat, ada ulama yang mengatakan bahwa kerja di bank tidak selamanya haram, maka perbanyaklah ibadah dan sedekah saja. intinya itu sih.

Dalam benak pikiran saya banyak halal atau haramnya yah? apalagi setelah kemabali keatas baca artikel di http://www.voa-islam.com/islamia/konsultasi-agama/2010/07/07/7869/hukum-bekerja-di-bank-syariah-cabang-konvensional/

penanya yang kedua bagaimana mendidik anak di masa depan sesuai ajaran islam?
yang bagus adalah mendidik anak dengan menanamkan aqidah dan keimanan yang kuat sejak lahir. hal ini di tegaskan dalam surah al jumuah ayat 2.

kalo di inet ada refrensi di sini http://naviraa.blogspot.com/2011/04/kandungan-qs-al-jumuah-ayat-2-tentang.html

nabi ibrahim dalam mendidik anak nya pun mempunyai visi ke depan yang melahirkan keturunan para nabi, dan makah yg ada sekarang adalah peninggalan ibrahim. kita juga tidak akan menyangka bahwa 20 tahun yang akan datang maksiat ada di rumah sekrang. Sekarang aja sudah banyak maksiat yang masuk kerumah melalui handphone, ipad dan leptop2.

Dan acara ditutup dengan doa bersama.